Sumber Daya Komputasi dan Komunikasi
DISUSUN
OLEH
KIKI OKTAVI YANES
DOSEN
Prof. Dr. Ir. Hapzi
Ali, MM, CMA
Jawablah Quiz ini
dengan baik dan benar.
1. Jelaskan
bahwa pemberdayaan data secara elektronik lebih baik dari pada manual
2. Mengapa
software pesanan melalui konsultan IT (outsourcing) lebih mahal dari
software jadi yang ada di pasaran software aplikasi ?
3. Apa
perbedaan Internet dan Intranet ?
1. Pengolahan data secara
elektronik merupakan serangkaian kegiatan yang dimaksudkan untuk penyediaan
informasi dengan menggunakan computer yang mencakup pengumpulan, pemrosesan,
penyimpanan, dan pengawasan hasil olahan tersebut. Pengertian diatas menunjukan
dengan jelas bahwa langkah pertama dalam proses pengolahan data ialah
pengumpulan data. Para pengambil keputusan memerlukan informasi yang bermutu
tinggi. Oleh karena itu para tenaga professional yang berkecimpung dalam
kegiatan pengolahan data harus berupaya agar dalam menjalanka fungsinya,
terdapat jaminan bahwa mutu data yang dikumpulkan tinggi, relevan dengan
kepentingan pemakai, digali dari sumber yang dapat dipercaya baik internal
maupun eksternal.
Langkah kedua ialah pengolah data, yaitu
proses mengubah bentuk dan makna data menjadi infomasi dan dapat digunakan
dalam mendukung berbagai kegiatan pengambilan keputusan. Perubahan bentuk dan
makna tersebut bersifat kritikal karena pada dirinya data tidak mempunyai nilai
instrinsik bagi pengambilan keputusan.
Langkah ketiga ialah penyimpanan. Keluaran
pengolahan data berupaya informasi harus disimpan sedemikian rupa sehingga
keamanannya terjamin, hemat biaya dan mudah ditelusuri dan diambil apabila
diperlukan. Pentingnya pengamanan informasi dapat dilihat dari paling sedikit
tiga sudut pandang, yaitu agar tidak jatuh ketangan orang atau pihak yang tidak
berhak, aman terhadap kerusakan karena tempat dan cara penyimpanan yang tidak
tepat, aman terhadap kerusakan karena tempat dan cara penyimpanan yang tidak tepat,
aman dari bahaya kebakaran.
Langkah ke empat ialah pengawasan. Maksudnya
ialah agar system pengolahan data yang sudah ditetapkan diikuti sepenuhnya oleh
para penanggung jawabnya. Artinya urutan langkah yang perlu diambil benar-benar
diikuti karena dengan demikian mampu menghasilkan informasi yang memenuhi
kebutuhan berbagai pihak yang memerlukan.
2. Software Jadi
Software ini sudah dibuat di awal berdasarkan
riset ke lapangan sehingga secara pasti penyedia sudah membuat paket-paket
edisi yang cocok untuk berbagai bidang usaha yang ada di lapangan baik skala
mikro, kecil, menengah, maupun besar. Perusahaan melalui pebisnis atau pegawai
yang bersinggungan langsung dengan akuntansi dapat langsung memilih edisi apa
yang cocok atau paling tidak nyaris mendekati dengan alur bisnisnya. Tentunya
sebelum memilih edisi yang sudah jadi ini, perusahaan berhak konsultasi kepada
tim konsultan produk penyedia secara perinci sehingga memperoleh rekomendasi
yang tepat. Karena jenis software ini sudah dibuat diawal tanpa dimungkinkannya
pengubahsuaian program (tidak dapat dimodifikasi) namun hanya dimungkinkan
upgrade fasilitas, layanan purnajual pun terjamin, katakanlah pelatihan
(training) dan layanan bantuan baik gratis maupun berbayar. Penyedia menyajikan
layanan training agar pengguna bisa belajar, memahami, dan menyesuaikan diri
dengan prosedur input di software jadinya.
Sasaran perusahaan akan software jadi ini
tidak harus selalu perusahaan besar, tetapi juga institusi pendidikan, jasa,
nirlaba, perusahaan skala kecil bahkan dapat juga diimplementasikan untuk
pembukuan rumah tangga. Inilah mengapa software ERP dengan model yang sudah
jadi ini banyak menjadi incaran perusahaan dengan pertimbangan ke-simpel-annya,
implementasi cepat, dan jaminan layanan purnajualnya. Software jadi ini bisa
juga disebut sebagai software semi-ERP.
Software Pesanan
Menurut namanya, software ini memang dibuat
berdasarkan pesanan perusahaan alias belum ada wujud barunya jika belum ada
yang memesan. Penyedia akan membuat software ERP model pesanan ini jika ada
perusahaan yang menjadi prospek proyeknya. Karena modelnya berupa pesanan,
banyak tahapan yang harus dilalui oleh perusahaan agar pertimbangan memilih
software ini tidak salah langkah. Adapun tahapan yang harus dilalui sebagai
berikut:
1. Persiapkan
data secara perinci alur kegiatan bisnis yang terdiri dari setidaknya 3 alur
utama yakni kegiatan operasional, kegiatan keuangan dan akuntansi, dan kegiatan
departemen sumber daya manusia (HRD).
2. Pertimbangkan
apakah langkah menggunakan software ERP modifikasi/ pesanan ini dapat
mengembangkan kinerja perusahaan dan bagaimana proyeksinya.
3. Pertimbangkan
apakah para pelaku usaha/ tenaga kerja sanggup mengimplementasikan software ERP
model ini.
4. Pertimbangkan
anggaran beban yang harus dikeluarkan untuk investasi di software ERP pesanan
ini.Pemilihan penyedia/ vendor yang bonafide.
5. Konsultasikan
secara lengkap semua poin 1 hingga 5 kepada penyedia.
Ini adalah 6 poin utama yang harus dilalui
meskipun ada poin lainnya yang mungkin bisa ditambahkan. Dari uraian di atas,
yang akan terlintas di pikiran Anda pasti pemilihan software model ini biasanya
dilakukan oleh perusahaan-perusahaan berskala besar. Ya, pemikiran Anda tepat.
Pasalnya dana yang wajib diinvestasikan untuk satu sistem ERP pesanan ini
biasanya tidak kurang dari ratusan juta rupiah dan tentunya memerlukan waktu
berbulan-bulan bahkan tahunan agar bisa memulai implementasinya (ini pun baru tahap
awal).
Adapun kendala yang ditemui untuk memulai
penerapan software ERP pesanan adalah sebagai berikut:
1. Investasi
sangat mahal sebab ERP model modifikasi ini merupakan software yang bisa
diubahsuai (modified) berdasarkan kebutuhan perusahaan.
2. Tidak
ada jaminan keberhasilan implementasi di suatu perusahaan meskipun ada juga
perusahaan yang telah membuktikan keberhasilannya.
3. Karena
ia dibuat berdasarkan pesanan alur operasional perusahaan, proses pembuatannya
tidak jarang memerlukan waktu berbulan-bulan bahkan tahunan.
4. Hal ini
dapat terjadi karena pihak penyelenggara harus menguji coba software buatannya
dan memastikan sedikit bug yang kemungkinan muncul.
5. Lamanya
pengembangan software dan implementasi inilah yang menjadi salah satu sebab
harganya sangat menjulang tinggi.
6. Pelatihan
yang berterusan kepada para pegawai yang menjalankan sistem ini.
7. Biaya
layanan purnajual seperti pemeliharaan dan bantuan yang cukup besar dan
biasanya dibayar di muka untuk jangka waktu tertentu.
Oleh sebab itu, investasi di bidang software
ERP harus dimulai dengan pembelajaran pengalaman dari suksesor terdahulu
diiringi dengan metode perencanaan yang tepat. Sebaiknya kenali skala bisnis
Anda dan kenali kebutuhan yang tepat.
Apakah software ERP tailor made cocok untuk Anda? Jika ini bukan
pilihan Anda, Anda layak mengintip software akuntansi dan manajemen bisnisyang
kami sediakan dengan mudah untuk berbagai jenis bidang usaha. Intip di banner
di bawah ini dan rasakan langsung kemudahannya.
3. Internet
:
· Jaringannya
yang luas & cepat (seluruh dunia).
· Perkembangannya
sangat pesat.
· Bisa
digunakan oleh siapa saja dan kapan saja.
Intranet :
· Jaringannya
yang sempit (lokal).
· Perkembangannya
lambat.
· Biasa
digunakan oleh perkantoran/perusahaan, sekolah, universitas, dan organisasi
lainnya.
Pada tugas studi kasus
saudara setelah mengidentifiaksi masalah maka selanjutnya adalah menganalisa
system informasi serta menentukan alternative pengembangan system infomasi,
berkaitan dengan tema kuliah kita kali ini yaitu “Sumber Daya Komputasi dan
Komunikasi”, bagaimana saudara menganalisis system dan membuat alternative
pengembangan sistemt ersebut, minimal 3 (tiga) alternatif. Sw
.. selamat malam pak
bagimana saya
menganalisis system dan membuat alternative pengembangan sistem tersebut yang
mungkin saya akan menganalisis system sumber daya Komputasi dan komunikasi
1 Komputasi pribadi telah lama dihubung-hubungkan dengan
komputer mikro. Komputer mikro saat muncul pertama kali bukan tergabung
dalam suatu jaringan, setiap pengguna komputer mikro menggunakan sumber
daya ini hanya untuk keperluan komputasi pribadinya saja. Kini masing-masing
pengguna sebuah komputer mikro dapat berbagai file, printer, dan sumber daya
lainnya ketika terhubung oleh satu jaringan.
Telepon
selular dengan pesan dan video interakti
Telepon
selular cerdas
Jaringan
rumah
Keamanan komputasi rumah
2. PENGEMBANGAN APLIKASI CEPAT
2. PENGEMBANGAN APLIKASI CEPAT
Satu metodologi yang memiliki
tujuan yang sama dengan prototyping yaitu memberikan respon yang cepat atas
kebutuhan pengguna, namun dengan lingkup yang lebih luas
3. Upaya Solusi. Melibatkan pengidentifikasian solusi-solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih salah satu solusi yang terlihat paling baik, menerapkansolusi tersebut dan menindaklanjutinya untuk memastikan bahwa masalah telah terpecahkan, langkahnya yakni:
3. Upaya Solusi. Melibatkan pengidentifikasian solusi-solusi alternatif, mengevaluasinya, memilih salah satu solusi yang terlihat paling baik, menerapkansolusi tersebut dan menindaklanjutinya untuk memastikan bahwa masalah telah terpecahkan, langkahnya yakni:
1. Mengidentifikasi
solusi-solusi alternatif
2. Mengevaluasi
solusi-solusi alternatif
3. Memilih
solusi yang terbaik
4. Mengimplementasikan
solusi
5. Menindaklanjuti
untuk memastikan bahwa solusi tersebut efektif

Komentar
Posting Komentar